Memperbaiki Tekanan Kompresor Kulkas Lemah

Mengatasi Tekanan Kompresor Kulkas Lemah

Cara Memperbaiki Tekanan Kompresor Kulkas Lemah – Kulkas yang sudah bertahun -tahun digunakan kemungkinan akan mengalami penurunan kinerja mesin. Kerusakan yang sering terjadi adalah kulkas tidak dingin.

kulkas kurang dingin bisa disebabkan oleh beberapa kerusakan pada komponen kulkas. salah satunya bisa juga karena kondisi kompresor yang sudah tidak prima.

Kinerja kompresor yang menurun bisa disebabkan oleh beberapa hal. Dan untuk mengetahui secara detail kendala pada kompresor perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kompresor mesin pendingin seperti kulkas, AC dan lainnnya berbeda dengan kompresor angin. Kompresor yang digunakan pada kulkas adalah jenis kompresor hermetik.

Kompresor hermetik merupakan kompresor yang mana mesinnya berada dalam satu bodi. Motor penggerak pada mesin akan langsung memutarkan as dalam kompresor yang membuat jumlah putaran compressor dengan motornya sama.

Kompresor hermetik terdiri dari komponen – komponen seperti torak/piston dan mesin dinamo scroll. Keuntungan dari jenis kompresor hermetik atau kompresor piston adalah harganya yang cukup murah jika dibanding jenis kompresor lainnya.

Cara Mengatasi kompresor hilang kompresi/tekanan

Kompresor jenis ini memiliki kekurangan dari segi material. Pada beberapa kerusakan, kompresor ini tidak dapat diperbaiki dan harus ganti dengan kompresor yang masih layak atau bahkan baru.

Namun jangan buru – buru membuangnya jika kompresor  mengalami hilang kompresi. Karena kita bisa melakukan pemeriksaan dan selanjutnya melakukan perbaikan jika memungkinkan.

Penyebab tekanan kulkas lemah

Salah satu kerusakan pada kompresor adalah hilangnya tekanan atau kompresi daripada kompresor. Jika kompresor hidup namun tidak ada tekanan sama sekali maka bisa dipastikan piston kompresor dalam kondisi macet.

Hal ini bisa terjadi pada kulkas yang mungkin lama tidak digunakan dan oli mesin belum naik. Yang lebih parah kemungkinan timbul karat.

Lemahnya tekanan kompresor bisa juga disebabkan karena kotoran atau kerak yang timbul pada katup piston atau juga kondisi katup ini yang mengalami korosi dan bocor.

Kemungkinan lainya adalah pada gulungan mesin dinamo yang sudah mulai lemah. Dari semua permasalahan tadi bisa kita lakukan pemeriksaan satu – persatu agar memungkinkan kompresor dapat kembali bekerja normal.

Perbaikan

Pertama kali lakukan tes dengan mengukur ampere kompresor. Nyalakan kompresor dengan menyelipkan tang meter, jika tang meter menunjukan 0,5 sampai 0,6 ampere berarti kondisi kulkas normal.

Namun jika kondisi kompresor macet kemungkinan tang meter akan menunjukan nilai 1 ampere lebih. Matikan dan tunggu beberapa saat, gunakan bantuan kapasitor untuk membantu piston bergerak.

Jika ini tidak berhasil maka yang harus dilakukan adalah membongkar kompresor, gunakan gerinda untuk memotong tutup kompresor. Dalam memotong usahakan tidak sampai terlalu dalam dan gunakan obeng untuk mencongkel agar tutup terbuka.

Dengan membuka tutup kompresor kita akan dapat mengetahui kondisi mesin diadalam kompresor. Langkah selanjutnya bisa dilakukan untuk kendala piston macet maupun kendala lain tentang tekanan kompresor.

Sebelumnya bersihkan disekitar tempat yang Anda gunakan untuk mengerjakan kompresor ini agar tidak ada kotoran yang masuk kedalam kompresor.

Kemudian buang atau keluarkan oli dari kompresor dan bersihkan serpihan dan juga kotoran yang ada diruang kompresor. Setelah itu gunakan kunci untuk membuka baut pada mesin kapasitor.

katup piston

Bongkar juga katup piston dan jika sudah berhasil dibuka maka gosok katup piston menggunakan amplas halus sampai benar – benar bersih.

Setelah selesai maka bersihkan dengan tiner dan pasang kembali seperti semula. Kemudian masukan oli dan pasang tutup kompresor agar ketika dinyalakan oli tidak menyebar dan terbuang.

Dalam pemasangan baut dilakukan bertahap dengan cara menyalakan kompresor, kemudian ketika kompresor mulai panas matikan kompresor dan kencangkan baut – baut pada mesin kompresor.

Lakukan hal ini secara berulang dan pengencangan baut dilakukan secara bertahap setiap mematikan kompresor sampai baut benar – benar kencang.

Sambil menyalakan kompresor cek tekanan pada kulkas. Cek juga hisapnya, maka setelah perbaikan tadi tekanan kompresor akan menjadi normal.

Untuk pengelasan tutup kompresor kulkas sebaiknya oli dikeluarkan dulu baru kemudian dilakukan pengelasan. Karena jika pengelasan dilakukan sedangkan didalam masih ada oli maka oli yang terkena las akan menjadi asap dan sebagian oli akan menjadi rusak.

Jika pengelasan sudah selesai, baru kemudian dilakukan pengisian oli yang caranya sudah kita bahas diartikel sebelumnya.

Itu tadi sedikit informasi dalam mengatasi kompreso kulkasr yang tekanannya lemah atau hilang. Semoga bisa Anda coba sendiri dan berhasil.