Perbedaan Jenis Lisensi Windows COA, OEM, OLP dan FPP

Perbedaan Jenis Lisensi Windows COA, OEM, OLP dan FPP

Pengertian dan Perbedaan Jenis Lisensi Windows COA, OEM, OLP dan FPP – Ada berbagai jenis lisensi Windows yang perlu diketahui untuk melakukan aktivasi pada perangkat. Berikut penjelasan lengkapnya.

Istilah lisensi sering digunakan oleh banyak perusahaan maupun pengembang. Tujuannya untuk mematenkan legalitas produk ataupun merek dagang mereka. Begitu juga dengan beberapa produk software, seperti halnya lisensi Windows.

Terkait hal tersebut, lisensi pada produk software buatan Microsoft tersebut, tentunya ditawarkan agar produk (Windows) bisa digunakan oleh konsumen secara aman dan legal.

Yang mana dalam hal ini, lisensi berupa product key (kode angka). Kegunaan product key Windows tersebut bertujuan untuk melakukan aktivasi sistem operasi Windows.

Aktivasi ini perlu dilakukan setelah Anda melakukan clean install software pada perangkat PC atau komputer secara legal (bukan bajakan).

Macam Jenis Lisensi Windows

Berkaitan dengan soal lisensi ini, ada beberapa jenis atau pilihan lisensi yang ditawarkan Microsoft untuk aktivasi sistem Windows. Dimana, setiap jenis tersebut memiliki perbedaan.

Hal ini sangat penting untuk dipahami sebelum Anda membeli lisensi produk Windows. Mengingat, setiap jenis lisensi Windows tersebut memiliki sistem distribusi, aktivasi serta maintenance yang tidak sama antara satu versi dengan yang lain.

Mau tahu? Simak penjelasan lengkapnya yang akan kami ungkap pada beberapa segmen di bawah ini :

1. Lisensi Windows COA (Certificate of Authenticity)

Perlu Anda kenali bahwa lisensi COA (Certificate of Authenticity) di sini merupakan tipe lisensi berupa sertifikat sebagai bukti bahwa versi lisensi pada produk yang dibeli merupakan barang original.

Dengan kata lain, versi lisensi COA pada Windows ini merupakan bukti keaslian fisik pada perangkat PC ataupun laptop. Yang mana, biasanya berbentuk stiker yang melekat di beberapa hardware.

2. Lisensi Windows OEM (Original Equipment Manufacture)

Selanjutnya, ada lisensi OEM atau kepanjangan dari Original Equipment Manufacture. Umumnya, tipe lisensi yang satu ini sudah terintegrasi pada komponen hardware, seperti PC, server ataupun laptop.

Khusus untuk tipe lisensi ini, penggunaannya akan langsung terintegrasi dengan PC, laptop, maupun server yang Anda miliki.

Dengan demikian maka perangkat hardware maupun software yang sudah bisa dilakukan aktivasi menggunakan sistem lisensi OEM ini.

Namun, satu yang perlu diingat bahwa tipe lisensi OEM ini hanya bisa digunakan untuk 1 model perangkat (hardware/software) saja. Sehingga, bilamana perangkat tersebut mengalami kerusakan maka secara otomatis lisensi akan hangus yang tentunya tidak bisa digunakan lagi.

3. Lisensi Windows OLP (Open License Program)

Dalam versi lain, ada jenis lisensi yang bernama OLP atau Open License Program. Dimana, lisensi ini mewajibkan beberapa syarat khusus jika Anda akan membelinya.

Biasanya, lisensi ini diperuntukkan bagi perusahaan yang akan menggunakan sistem operasi Windows pada perangkat perusahaan tersebut.

Yang mana, ada minimal pembelian OLP, yakni sebanyak 5 lisensi perangkat PC. Contohnya, bila sebuah perusahaan memiliki komputer dengan sistem Windows maka perusahaan tersebut wajib membeli lisensi dengan jumlah tertentu (minimal 5).

Menariknya, lisensi ini bisa ditransfer ke perangkat lain, hanya saja jumlahnya tidak melebihi dari batas kuota lisensi yang telah dibeli tersebut.

4. Lisensi Windows FPP (Full Package Product)

Versi lisensi yang ditawarkan Windows juga ada versi FPP (Full Package Product) atau disebut dengan Windows Retail Version.

Lisensi ini bisa Anda beli melalui Microsoft Store maupun toko perangkat komputer yang menjual lisensi Windows resmi.

Secara umum, tipe lisensi yang ditawarkan oleh Windows ini berbentuk fisik, yakni berupa Box, Disk, Manual Book, dan Product Key (kunci/kode produk) yang digunakan untuk melakukan aktivasi Windows.

Untuk penggunaannya, lisensi retail ini hanya bisa digunakan pada satu perangkat PC/komputer saja. Namun, sifatnya transferable yang artinya bisa ditransfer ke perangkat lain jika pada PC yang lama rusak.

Namun, satu yang perlu untuk Anda catat bahwa versi lisensi ini tetap hanya bisa digunakan untuk 1 perangkat, artinya tidak bisa digunakan lebih dari 1 perangkat dalam satu waktu.

Selain itu, dari segi harga sendiri, jenis lisensi FPP ini juga lebih mahal ketimbang lisensi OEM.

Pentingnya Lisensi Windows

Setelah Anda melihat beberapa jenis lisensi pada platform Windows di atas, sudah barang tentu bahwa lisensi tersebut sangat penting. Apalagi, setiap tipe dari lisensi yang ditawarkan tersebut juga memiliki perbedaan mendasar.

Dimana, perbedaan utama dari setiap tipe atau jenis lisensi tersebut terletak pada jumlah perangkat ataupun tujuan penggunaan dari OS Windows tersebut.

Jadi, tentu saja dengan membeli lisensi produk maka secara otomatis kita telah mendapatkan produk Windows yang sah dan legal dari Microsoft.

Memang, banyak yang jual lisensi Windows di beberapa situs online. Hanya saja, agar lebih aman dan jelas keasliannya, Anda bisa membelinya di Windows Store.

Disisi lain, penggunaan lisensi yang resmi dari Windows tersebut juga akan lebih aman dari virus maupun malware yang umumnya banyak terjadi pada beberapa software bajakan.

Dengan begitu, sangat disarankan untuk membeli Windows original untuk menghindari adanya beberapa masalah tersebut.

Nah, setelah mengenal pengertian dan jenis lisensi Windows yang berbeda tersebut, apakah Anda sudah menentukan, tipe lisensi mana yang akan Anda beli?

Deni Saputro
Seorang Blogger, Penulis Artikel dan Digital Marketer yang ingin bermanfaat untuk orang lain dengan cara berbagi wawasan lewat tulisan.