Cara Menonaktifkan Iklan di HP Android Tanpa Root – Iklan di Android kadang muncul di tempat yang nggak seharusnya tiba-tiba nongol di layar, nempel di notifikasi, atau meledak pas lagi baca artikel.
Good news: kamu bisa blokir banyak iklan tanpa root. Di panduan ini, kita bahas cara-cara paling aman, legal, dan efektif, dari yang paling cepat sampai yang paling rapi.
Target kita: bersih dari pop-up, iklan notifikasi, dan banner agresif, tanpa bikin HP berat atau baterai boros.
Topik yang akan dibahas:
Kenapa Iklan Muncul di Android? (Sumber & Jenis)
-
Browser: pop-up, redirect, push notification spam dari situs tertentu.
-
Aplikasi gratisan: banner/vid ads; kadang ada yang nakal pakai overlay atau notifikasi berulang.
-
Adware: aplikasi yang diam-diam munculin iklan di mana-mana. Biasanya dari APK luar Play Store atau “cleaner/booster” abal-abal.
-
Jaringan: Wi-Fi publik atau router tertentu bisa injek script/iklan.
Pahami sumbernya → gampang pilih senjatanya.
Quick Win 5 Menit: Ringkas, Cepat, Ampuh
Kalau kamu pengin “beres dulu sekarang”, lakukan tiga hal ini:
1) Matikan notifikasi nakal
-
Buka Pengaturan > Notifikasi.
-
Lihat Aplikasi terbaru yang ngirim notifikasi.
-
Matikan untuk aplikasi yang mencurigakan (mis. “Flashlight Pro”, “Cleaner X”, “Downloader ++” yang barusan diinstal).
2) Blok pop-up di browser (Chrome)
-
Chrome > titik tiga ⋮ > Setelan > Setelan situs.
-
Masuk Pop-up dan pengalihan → Blokir.
-
Notifikasi → pilih Jangan izinkan situs mengirim notifikasi atau set per situs.
-
Iklan → aktifkan opsi blokir iklan intrusif (kalau tersedia).
3) Cek aplikasi terakhir diinstal
-
Pengaturan > Aplikasi > Terinstal terbaru.
-
Hapus aplikasi yang baru dipasang dan mencurigakan (terutama yang minta izin aneh).
-
Kalau ragu, nonaktifkan izin dulu (kamera, lokasi, tampil di atas, akses penggunaan).
Selesai. Biasanya ini aja sudah menurunkan 60–80% gangguan.
Blokir Iklan di Browser
Google Chrome: Pop-up, Notifikasi, dan “Intrusive Ads”
-
Chrome > Setelan > Privasi dan keamanan:
-
Setelan situs → Pop-up dan pengalihan = Blokir.
-
Notifikasi = Jangan diizinkan (atau kelola whitelist per situs).
-
Iklan (jika ada) = Blokir iklan yang mengganggu.
-
-
Hapus situs nakal:
-
Setelan > Privasi > Hapus data penjelajahan → Cookies & data situs dan Gambar & file dalam cache.
-
-
Catatan: Chrome Android tidak mendukung ekstensi adblock. Kalau mau filter iklan lebih kuat, pakai Firefox/Brave di bawah.
Firefox Android: uBlock Origin (Ekstensi)
-
Install Firefox dari Play Store.
-
Buka Add-ons → cari uBlock Origin → Add.
-
uBlock bakal blokir iklan, pelacak, dan pop-up agresif. Bisa tambah filter Indonesia jika perlu.
Samsung Internet: Add-ons Ad Blocker
-
Buka Menu > Ekstensi/Add-ons.
-
Pilih salah satu Ad Blocker (mis. Adblock Fast, AdGuard Content Blocker) → aktifkan.
Brave Browser: Pemblokir Iklan Bawaan
-
Pasang Brave.
-
Pemblokir iklan & tracker sudah aktif default. Jarang perlu setting tambahan.
Rekomendasi: untuk browsing sehari-hari, Brave atau Firefox + uBlock paling bersih. Chrome tetap oke untuk sinkronisasi akun, tapi kencangkan setelan pop-up/notif.
Matikan Notifikasi & Overlay yang Mengganggu
Nonaktifkan notifikasi per aplikasi
-
Pengaturan > Notifikasi > Kelola notifikasi.
-
Matikan untuk aplikasi yang sering kirim promo/iklan.
-
Atur kategori notifikasi (kalau ada) dan matikan yang promosi.
Blokir “Tampil di atas aplikasi lain” (overlay)
-
Pengaturan > Aplikasi > Akses khusus > Tampil di atas aplikasi lain.
-
Cari aplikasi mencurigakan (launcher pihak ketiga, cleaner, free game), Nonaktifkan izinnya.
-
Ulangi untuk Akses penggunaan (Usage access). Matikan untuk app yang tidak perlu.
Overlay inilah yang sering bikin iklan muncul di home screen/lock screen.
Pakai DNS Pribadi (Android 9+) untuk Blokir Iklan Se-Perangkat
DNS Pribadi bisa menyaring domain iklan sebelum masuk ke HP ringan, aman, tanpa root.
Pilihan DNS: AdGuard DNS & NextDNS
-
AdGuard DNS: gampang, tinggal pakai hostname umum.
-
NextDNS: lebih “pro”; kamu bisa bikin profil, pilih daftar blokir, dan statistik.
Langkah setting “DNS pribadi”
-
Pengaturan > Jaringan & Internet > DNS pribadi (nama persis bisa beda tiap merk).
-
Pilih Nama host penyedia DNS pribadi.
-
Masukkan:
-
AdGuard DNS:
dns.adguard.com -
Cloudflare for Families (blokir malware + konten dewasa):
family.cloudflare-dns.com -
NextDNS: masukkan hostname profil kamu (formatnya dari NextDNS, mis.
xxxxxx.dns.nextdns.io).
-
-
Simpan. Selesai—seisi perangkat ikut tersaring.
Pro tip: DNS pribadi hemat baterai dibanding aplikasi adblock berbasis VPN, karena tidak membuat tunnel lokal terus-menerus.
Aplikasi Pemblokir Iklan Tanpa Root (VPN Lokal)
Kalau DNS saja belum cukup (beberapa iklan in-app lewat domain non-standar), pakai aplikasi pemblokir berbasis VPN lokal:
AdGuard, Blokada, DNS66: bedanya apa?
-
AdGuard (berbayar/ada versi gratis terbatas): filter kuat, bisa per-app, kustom filter, stabil.
-
Blokada (gratis, ada opsi Plus): open-source, cukup ringan; versi Plus ada VPN eksternal.
-
DNS66 (gratis): fokus ke host-based blocking, simple.
Cara kerja: aplikasi membuat VPN lokal (bukan kirim data ke server luar), lalu menyaring permintaan iklan/tracker.
Plus–minus
Kelebihan:
-
Efektif untuk iklan di dalam aplikasi.
-
Bisa atur whitelist/blacklist per aplikasi.
Kekurangan:
-
Ikon “VPN” selalu aktif.
-
Sedikit lebih boros baterai dibanding DNS pribadi murni.
-
Beberapa aplikasi “anti-adblock” bisa protes (mis. streaming tertentu).
Tips: Gabungkan DNS pribadi + adblock VPN hanya kalau perlu. Jangan tumpuk banyak pemblokir sekaligus—bisa konflik.
Bersihin Aplikasi Penyebab Iklan (Adware)
Ciri-ciri HP kena adware
-
Iklan muncul di home screen atau lock screen.
-
Ada notifikasi promosi dari aplikasi yang nggak kamu pakai.
-
Baterai/lalu lintas data tiba-tiba boros setelah install aplikasi tertentu.
Mode Aman (Safe Mode) untuk diagnosa
-
Tahan tombol power → pilih Restart ke Mode Aman (atau tahan “Matikan” sampai muncul opsi).
-
Di Mode Aman, aplikasi pihak ketiga non-aktif.
-
Kalau iklan hilang di Mode Aman → hampir pasti ada aplikasi penyebabnya.
Uninstall & cabut izin berbahaya
-
Pengaturan > Aplikasi > urutkan Terinstal terbaru.
-
Hapus app mencurigakan (ikon aneh, nama mirip sistem).
-
Cek Akses khusus:
-
Tampil di atas aplikasi lain → matikan untuk app tak penting.
-
Akses penggunaan → matikan.
-
Penghemat baterai (beberapa adware minta pengecualian—balikkan ke default).
-
-
Setelah uninstall, bersihkan:
-
Play Store > profil > Play Protect → Pindai.
-
Pengaturan > Privasi > Izin: audit izin sensitif.
-
Hindari install APK dari sumber tidak jelas. Kalau butuh, cek reputasi di komunitas/Reddit/Forum, dan baca izin sebelum install.
Amankan dari Iklan di Wi-Fi Publik
-
Jangan terima notifikasi situs sembarangan waktu browsing.
-
Pakai Brave/Firefox+uBlock saat di tempat umum.
-
Aktifkan DNS Pribadi supaya domain iklan difilter sebelum masuk.
-
(Opsional) Pakai VPN tepercaya kalau ingin enkripsi koneksi di jaringan publik.
Atur Preferensi Iklan Google
Hapus/Reset ID Iklan & matikan personalisasi
-
Pengaturan > Google > Iklan:
-
Hapus ID iklan (atau Reset ID di versi tertentu).
-
Matikan Personalisasi iklan bila tersedia.
-
Kontrol minat iklan di akun Google
-
Dari browser, buka pengaturan Iklan Google di akunmu.
-
Matikan personalisasi atau hapus minat yang tidak relevan.
-
Ini tidak menghapus semua iklan, tapi mengurangi pelacakan & iklan yang “ngepasin kamu”.
Lindungi Layar Kunci
Kalau iklan nongol di lock screen:
-
Cek aplikasi wallpaper/tema/launcher yang baru dipasang sering jadi biang kerok. Uninstall.
-
Pengaturan > Layar kunci: matikan konten promosi, berita, atau “Glance/Smart Lock Screen” dari vendor tertentu jika ada.
-
Pastikan Notifikasi di layar kunci hanya dari aplikasi penting.
Tips Spesifik Game, File Manager, dan Aplikasi Gratisan
-
Game gratis: biasanya iklan muncul saat jeda level. Solusi:
-
Main offline jika game tetap jalan tanpa internet.
-
Pertimbangkan beli versi premium / hapus iklan untuk dukung developer.
-
-
File Manager gratis: banyak yang agresif. Ganti ke alternatif yang “bersih” (mis. yang dari vendor HP atau yang ratingnya bagus tanpa review spam).
-
Keyboard, wallpaper, launcher pihak ketiga: pilih yang reputasinya baik; ini kategori paling sering jadi sumber iklan.
Opsi Lanjutan Blokir Iklan di Router (Rumah/Kantor)
Kalau kamu pegang kendali Wi-Fi rumah/kantor dan pengin bersih di semua perangkat:
-
Pasang AdGuard Home atau Pi-hole di router/Raspberry Pi.
-
Semua perangkat yang terhubung akan lewat filter.
-
Kelebihan: hemat baterai perangkat; kontrol terpusat. Kekurangan: set-up teknis (butuh waktu).
Kesimpulan
Kuncinya adalah kombinasi yang pas:
-
Untuk browsing: Brave atau Firefox + uBlock.
-
Untuk seluruh perangkat: DNS Pribadi (
dns.adguard.comatau NextDNS). -
Untuk iklan bandel di aplikasi: AdGuard/Blokada (VPN lokal) secukupnya.
-
Rapikan izin: Notifikasi, Overlay, Akses penggunaan.
-
Bereskan akar masalah: uninstall adware dan hindari APK mencurigakan.
Dengan langkah di atas, kamu bisa menonaktifkan mayoritas iklan di HP Android tanpa root—cepat, bersih, dan tetap aman dipakai harian.
Jika butuh, sebutin tipe/versi Android atau merek HP kamu, nanti aku sesuaikan langkahnya biar makin presisi.


