Bahaya Listrik Bagi Manusia serta Pencegahaannya

Bahaya Listrik Bagi Manusia serta Pencegahaannya

Bahaya Listrik pada Lingkungan dan Manusia serta Pencegahaannya – Dalam kehidupan kita sehari-hari listrik menjadi hal yang penting dan sulit dipisahkan dari kehidupan kita saat ini. Contoh simplenya saja, Anda membaca artikel ini melalui gawai yang pastinya membutuhkan daya agar bisa hidup dan kita gunakan.

Listrik juga digunakan untuk kebutuhan yang lebih luas seperti industri dan sarana umum. Namun pengunaan listrik yang masif harus diimbangi dari segi keamanan karena jika tidak akan berpotensi membahayakan manusia itu sendiri.

Pemasangan dan perawatan instalasi listrik yang kurang baik bisa juga menyebabkan timbulnya bahaya seperti kebakaran dan korban jiwa.

Bahaya Listrik Pada Manusia

Tubuh manusia yang sebagian besar mengandung air tentunya memiliki nilai hambatan / Resistansi. Jadi saat manusia terhubung dengan listrik maka berlaku hukum ohm dimana manusia menjadi beban atau konduktor.

Namun apabila manusia menjadi konduktor (tersetrum) maka akan memiliki dampak negatif pada manusia.

Jadi kali ini kita akan membahas mengenai dampak burung yang bisa terjadi pada manusia akibat tenaga listrik yang terjadi karena ketidak hati-hatian dalam pemanfaatan listrik. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Mempengaruhi kinerja Otot

Otot seperti ligamen, tendon merupakan bagian tubuh manusia yang berperan untuk fungsi gerak tubuh. Dan pada pergerakan otot-otot ini juga terjadi pergerakan listrik dalam jumlah kecil.

Sedangkan apabila otot tersentuh listrik dengan daya lebih dari 10 mA maka bisa membuat terjadinya tremor dan kekaukan pada otot. Makanya mungkin kita pernah melihat orang tersetrum seperti kejang atau tidak bisa bergerak.

2. Ventricular Fibrillation

Ventricular Fibrillation merupakan keadaan dimana sistem kerja jantung melemah atau bahkan berhenti bekerja yang disebabkan oleh aliran listrik. keadaan ini membuat aliran darah berhenti karena pompa jantung juga berhenti.

Sistem kerja jantung menggunakan kekuatan otot pada jantung untuk bekerja memompa darah ke seluruh tubuh. Apabila tubuh mendadapat tegangan lebih dari 50 mA maka akan bisa mempengaruhi sitem kerja otot jantung dan membuat korban pingsan.

Apabila tidak dilakukan penanganan maka bisa terjadi gagal jantung yang berakibat kematian.

3. Suffocation

Suffocation sendiri merupakan keadaan dimana terjadi kontraksi hebat pada paru-paru sehingga sistem pernafasan terganggu dan menyebabkan kesulitan bernafas.

Apabila ada korban yang tersengat arus listrik dan mengalami suffocation maka harus segera ditangani dampak terburuk pada manusia adalah kematian.

4. Luka Jaringan

Hal ini bisa terjadi karean adanya arus pendek antara Fasa dengan netral, dan apabila kedua kabel fasa dan netral pada masing-masing kabel mengalirkan muatan tersentuh maka dapat menyebabkan terjadinya luka pada bagian tersebut.

Luka yang terjadi akibat aliran listrik bisa digolongkan dalam luka bakar, namun berbeda antara luka bakar yang terjadi karena arus listrik atau karena api.

Ketika tubuh terkena energi listrik yang lebih dari 100 mA maka akan mengakibatkan luka bakar derajat dua seperti melepuh pada bagian yang terkena.

Namun apabila tubuh terkena energi listrik lebih dari 10000 mA maka hal ini akan mengakibatkan luka bakar derajat tiga. Luka bakar tingkat ini efek luka bakarnya tidak terbatas, bahkan bis sampai tulang yang dalam kondisi terburuk harus diamputasi.

5. Mempengaruhi sistem syaraf

Di dalam tubuh kita ada dua sistem yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. saraf pusat dimulai dari sistem saraf otak sampai tulang belakang, sedang sistem saraf tepi adalah seluruh sel saraf lain yang berada pada tubuh.

Efeknya apabila terkena aliran listrik bisam menyebabkan rasa kebas, pegal, dan kesulitan untuk menggerakkan bagian tubuh. Selain itu efek buruknya bisa juga menyebabkan amnesia pada kejadian tertentu, kejang, atau sesak nafas.

Keadaan ini bisa berlangsung sementara namun juga bisa bersifat permanen tergantung dari besaran dan lamanya terkena aliran listrik.

Terjadinya sengatan listrik pada manusia

bahaya listrik
Keterangan :

  • Ru1     =  Hambatan pada pengantar
  • Ru2     =  Hambatan penghantar
  • RKi     =  Hambatan pada tubuh manusia
  • RK      =  Hambatan total

RK = Ru1 + RKi + Ru2

Jenis sengatan listrik

Ada 2 jenis sengatan listrik yaitu secara langsung maupun tidak langsung. Tersengat secara langsung adalah saat manusia menyentuh benda yang memiliki tegangan listrik, seperti kabel atau sumber tegangan.

Sedangkan secara tidak langsung terjadi saat menyentuh bagian yang memiliki tegangan karena tegangan bocor, seperti menyentuh body kompresor CPU dll atau juga kabel arus tegangan tinggi karena meskipin sudah memakai sarung tangan tegangannya bisa tetap tembus.

Karena tegangan tinggi listrik mempunyai efek buruk yang besar bagi manusia maka sebaik kita lebih berhati-hati untuk memanfaatkan listrik dengan bijak.

Pencegahan untuk mengurangi dampak buruk bahaya listrik

Untuk itu kita harus memlakukan bebebrapa upaya untuk mengurangi dan mencegah resiko terjadinya konsleting atau sengatan listrik yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan dan efek buruk pada manusia.

  • Lakukan pengecekan pada rapikan instalasi listrik rumah Anda
  • Jangan lupa gunakan alas kaki, helm dan sarung tangan untuk keselamatan
  • Pasang pengaman tegangan berupa ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) pada instalasi rumah Anda.
  • Bersihkan dan pangkas cabang pohon yang mengganggu kabel listrik dan berpotensi menimbulkan konsleting
  • Upayakan alat alat eletronik tetap kering
  • Gunakan alas kaki pada tempat- tempat basah

Untuk mengurangi resiko jika Anda masih awam dalam hal kelistrikan maka dalam melakukan pengecekan dan merapikan instalasi rumah sebaiknya Anda memangggil teknisi yang sudah ahli.

Mungkin itu saja sedikit informasi mengenai bahaya listrik untuk tubuh manusia dan lingkungan serta bagaimana langkah pencegahan untuk mengurangi resiko bahaya listrik, semoga informasi ini bermanfaat.

apa yang paling mahal didunia ini, FREEDOM