Close Menu
Klinik TeknoKlinik Tekno
  • Elektronik
  • Fintech
  • Gadgets
  • Games
  • Fotografi
  • Komputer
    • Laptop
    • Printer
    • Hardware
    • Software
    • Networking
  • Tutorial

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perbedaan Fast Charging, Super Fast, dan Turbo Charge

06/01/2026

Cara Mengatasi Game Force Close

05/01/2026

Apa itu RAM Compression di Android dan kenapa penting

27/12/2025
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Klinik TeknoKlinik Tekno
  • Elektronik
  • Fintech
  • Gadgets
  • Games
  • Fotografi
  • Komputer
    • Laptop
    • Printer
    • Hardware
    • Software
    • Networking
  • Tutorial
Klinik TeknoKlinik Tekno
Beranda › Tutorial › Cara Mengatasi Game Force Close
Tutorial

Cara Mengatasi Game Force Close

By Tyo Pradana7 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest WhatsApp Telegram LinkedIn
Cara Mengatasi Game Force Close
Bagikan
Facebook Twitter WhatsApp Pinterest Telegram

Cara Mengatasi Game Force Close – Game mendadak keluar sendiri (“force close”), muncul popup “Aplikasi berhenti”, atau langsung hilang dari layar semuanya bikin kesal.

Tenang, panduan ini ringkas tapi lengkap: mulai dari cek cepat, penyebab paling umum, sampai langkah per platform (Android, iOS, PC). Ikuti urutannya; yang mudah dulu, baru yang teknis.

Topik yang akan dibahas:

  • Ringkasan Cepat (Checklist 60 Detik)
  • Apa Itu Force Close & Kenapa Terjadi?
  • Penyebab Umum Force Close
  • Cek Dasar untuk Semua Perangkat
  • Tutup aplikasi lain & reboot
  • Update game/OS/driver
  • Cek ruang penyimpanan
  • Solusi Khusus Android
  • Hapus cache & data game
  • Nonaktifkan optimalisasi baterai
  • Reset preferensi aplikasi & izin
  • Update/rollback Google Play Services & WebView
  • Mode aman (Safe Mode)
  • Solusi Khusus iPhone/iPad (iOS/iPadOS)
  • Offload App vs Delete App
  • Reset Pengaturan Jaringan
  • Periksa Pembatasan (Screen Time/Privacy)
  • Solusi Khusus PC (Windows)
  • Verifikasi file game
  • Update/clean install driver GPU
  • Instal ulang redistributables
  • Jalankan sebagai Administrator & Kompatibilitas
  • Matikan overlay & software perekam
  • Optimasi Grafis & Performa (Semua Platform)
  • Mengatasi Overheating
  • Batas suhu & tanda-tandanya
  • Tips Pendinginan
  • Masalah Jaringan & Server
  • Storage & MicroSD
  • Aplikasi Pengganggu (Booster, Antivirus, VPN)
  • Mode Lanjutan (Untuk yang Penasaran)
  • Ambil log crash
  • Clean boot Windows
  • Tabel Gejala → Penyebab → Solusi
  • Template Laporan Bug ke Developer
  • Kesimpulan

Ringkasan Cepat (Checklist 60 Detik)

  1. Tutup semua aplikasi lain → buka ulang game.

  2. Restart perangkat.

  3. Pastikan storage kosong ≥ 5–10 GB (PC) atau ≥ 10% (HP).

  4. Update game & OS (serta driver GPU di PC).

  5. Turunkan grafis (matikan efek berat: ray tracing, upscaler, 60→30 FPS di HP lama).

  6. Matikan overlay & perekam layar (Discord/GeForce/Afterburner/Tool perekam HP).

  7. Cek suhu: kalau panas, dinginkan dulu (istirahat 5–10 menit).

  8. Koneksi: coba Wi-Fi lain/hotspot; jika perlu ganti DNS.

  9. Jika masih crash, lanjut ke bagian sesuai perangkatmu di bawah.

Apa Itu Force Close & Kenapa Terjadi?

Force close adalah kondisi ketika proses game dihentikan oleh sistem (atau game crash sendiri) sehingga aplikasi langsung tertutup. Ini berbeda dengan:

  • Freeze/hang: layar membeku, tapi aplikasi belum keluar.

  • Lag/stutter: fps drop; bukan crash.

Baca Juga:  7 Game Android Offline Seru Tanpa Iklan, Anti Gangguan!

Risiko: data autosave bisa gagal tersimpan; pada game online, progres terakhir bisa hilang jika crash terjadi saat sync.

Penyebab Umum Force Close

  • Memori/RAM penuh
    Game modern butuh RAM besar. Kalau sisa RAM minim, sistem akan “membuang” app termasuk game.
  • Cache/asset korup
    File sementara (cache) atau asset unduhan yang rusak bikin game gagal load level/area.
  • Versi game/OS tidak cocok
    Build game belum cocok dengan versi Android/iOS/Windows terbaru (atau sebaliknya, OS terlalu lama).
  • GPU/driver & setting grafis tidak sesuai
    Driver lama/buggy, atau fitur grafis berat (RT, FSR/XeSS/DLSS tertentu) bisa memicu crash.
  • Overheating (panas berlebih)
    Sistem throttle atau mematikan proses untuk mencegah kerusakan.
  • Izin aplikasi/jaringan diblokir
    Storage, jaringan, atau izin latar belakang dibatasi (Battery Optimization, Screen Time, Privacy).
  • MicroSD/storage error
    Kecepatan lambat atau korup. Game sensitif pada I/O lambat.

Cek Dasar untuk Semua Perangkat

Tutup aplikasi lain & reboot

  • Tutup aplikasi chat, browser, media sosial.

  • Reboot sering “membersihkan” RAM dan proses nyangkut.

Update game/OS/driver

  • Selalu pasang patch terbaru.

  • Di PC, update driver GPU (NVIDIA/AMD/Intel).

Cek ruang penyimpanan

  • Sediakan ruang kosong untuk cache & shader.

  • Di HP, kosongkan galeri/file besar; di PC, sisakan ≥ 15% kapasitas drive.

Solusi Khusus Android

Hapus cache & data game

  1. Pengaturan → Aplikasi → [Nama Game].

  2. Penyimpanan → Hapus Cache.

  3. Jika masih crash: Hapus Data (ingat: bisa butuh login ulang & unduh ulang asset).

Nonaktifkan optimalisasi baterai

  • Pengaturan → Baterai → Optimasi/Adaptive Battery.

  • Cari game & kecualikan dari optimasi.

  • Matikan “Background restriction” bila ada.

Reset preferensi aplikasi & izin

  • Pengaturan → Aplikasi → Reset preferensi aplikasi.

  • Pastikan game punya izin Penyimpanan/Jaringan/Notifikasi.

Update/rollback Google Play Services & WebView

  • Buka Play Store → update Google Play Services & Android System WebView.

  • Jika crash muncul setelah update, coba uninstall update WebView sementara (uji).

Mode aman (Safe Mode)

  • Masuk Safe Mode (tiap merek beda—biasanya tahan tombol power + opsi Safe Mode).

  • Jalankan game. Kalau tidak crash, berarti ada aplikasi pihak ketiga (booster, overlay, VPN, perekam) yang bentrok.

Catatan: Hindari pasang game di microSD; pindahkan ke memori internal.

Solusi Khusus iPhone/iPad (iOS/iPadOS)

Offload App vs Delete App

  • Settings → General → iPhone Storage → [Game] → Offload App (menyimpan data, hapus biner).

  • Jika tetap crash: Delete App (data lokal hilang; pastikan akun cloud sinkron).

Baca Juga:  Game Mobile Paling Diminati Terbaru

Reset Pengaturan Jaringan

  • Settings → General → Transfer or Reset → Reset → Reset Network Settings.

  • Memperbaiki masalah koneksi yang bikin game crash saat login/sync.

Periksa Pembatasan (Screen Time/Privacy)

  • Settings → Screen Time: pastikan tidak ada pembatasan App Limits atau Content & Privacy yang memblokir fitur game.

Solusi Khusus PC (Windows)

Verifikasi file game

  • Steam/Epic/EA/Ubi: klik kanan game → Verify/Repair.

  • Memperbaiki file korup, shader cache, dan manifest.

Update/clean install driver GPU

  • Unduh driver terbaru. Gunakan Clean Install (NVIDIA/AMD) atau DDU (opsional, advanced) untuk uninstall bersih.

  • Nonaktifkan Overclock sementara (GPU/CPU/RAM).

Instal ulang redistributables

  • DirectX Runtime, Visual C++ Redistributable (x86/x64), .NET.

  • Banyak game crash saat memanggil library yang hilang/korup.

Jalankan sebagai Administrator & Kompatibilitas

  • Klik kanan .exe → Run as administrator.

  • Tab Compatibility: coba Disable fullscreen optimizations, High DPI scaling override.

Matikan overlay & software perekam

  • Nonaktifkan overlay Steam, Discord, GeForce Experience, Radeon, MSI Afterburner/Rivatuner, Overwolf.

  • Tutup sementara RGB software atau macro tools yang agresif.

Optimasi Grafis & Performa (Semua Platform)

  • Turunkan preset (High → Medium/Low), kurangi Resolution Scale.

  • Matikan Ray Tracing, Motion Blur, Depth of Field, Volumetrics.

  • Batasi FPS (mis. 30–45 FPS di ponsel lama) untuk stabilitas.

  • Shader pre-caching (PC): aktifkan jika ada; biarkan selesai sebelum bermain.

  • Windows: atur Virtual Memory (pagefile) ke System managed atau manual (min = RAM, max = 2×RAM).

Mengatasi Overheating

Batas suhu & tanda-tandanya

  • HP panas, layar redup otomatis, performa drop, lalu crash.

  • PC: kipas kencang, fps turun, game keluar.

Tips Pendinginan

  • HP:

    • Lepas casing tebal, main di ruangan sejuk, hindari pengisian daya saat main.

    • Gunakan kipas clip-on jika sering main berat.

  • PC:

    • Bersihkan debu, pastikan airflow benar (depan masuk, belakang/atas keluar).

    • Ganti thermal paste jika suhu abnormal.

    • Pastikan power supply dan undervolt/OC stabil.

Baca Juga:  7 Game Android Offline Seru Tanpa Iklan, Anti Gangguan!

Masalah Jaringan & Server

  • Cek ping. Kalau melonjak di layar login/lobby lalu crash, bisa karena timeout.

  • Coba Wi-Fi lain/hotspot, relog akun.

  • Ganti DNS (mis. Cloudflare/Google) atau reset APN (Android).

  • Matikan VPN sementara.

Storage & MicroSD

  • Jangan simpan game intensif di microSD (Android) atau HDD tua yang bad sector (PC).

  • Android: Settings → Apps → [Game] → Storage pastikan izin storage OK.

  • PC: cek SMART drive, jalankan chkdsk. Pindahkan game ke SSD jika tersedia.

Aplikasi Pengganggu (Booster, Antivirus, VPN)

  • Tambahkan game ke exclusion antivirus/anticheat.

  • Nonaktifkan sementara game booster, battery saver ekstrem, app cloner, perekam layar, floating widget yang agresif.

  • Kalau crash hilang saat dimatikan, cari pengganti yang lebih ramah.

Mode Lanjutan (Untuk yang Penasaran)

Ambil log crash

  • Android: pakai adb logcat saat mereplikasi crash; cari FATAL EXCEPTION, SIGSEGV, OutOfMemoryError.

  • Windows: Event Viewer → Windows Logs → Application; lihat Faulting module (mis. dxgi.dll, nvlddmkm.sys).

Clean boot Windows

  • msconfig → Services: centang Hide all Microsoft services → Disable all.

  • Task Manager → Startup: disable semua yang tidak perlu.

  • Reboot, uji game. Jika stabil, aktifkan layanan satu per satu untuk cari biang kerok.

Tabel Gejala → Penyebab → Solusi

  • Keluar saat layar loading → asset/cache korup → Verifikasi file / Hapus cache & data / Repair game.

  • Crash setelah 5–10 menit → overheating/OC → Turunkan grafis, dinginkan, lepas OC.

  • Crash saat login → DNS/jaringan/server → Ganti jaringan/DNS, reset network.

  • Crash saat ganti map/area → RAM kurang → Tutup app lain, turunkan tekstur/resolution scale.

  • Crash saat alt-tab (PC) → driver/overlay → Update driver, matikan overlay, disable fullscreen optimizations.

  • Crash habis update OS → inkompatibilitas → Update patch game/driver, tunggu hotfix; di Android coba webview/services rollback.

  • Crash hanya di microSD → I/O lambat/korup → Pindah ke internal/SSD.

Template Laporan Bug ke Developer

Judul: [Crash/Force Close] pada [Nama Game] versi [x.x.x] – [Perangkat/OS/Launcher]

Perangkat/Spesifikasi:
- Platform: Android/iOS/Windows
- Model/CPU/GPU/RAM: ...
- OS/Driver: ...
- Penyimpanan: [Internal/SD/SSD/HDD]

Kapan Terjadi:
- Tanggal & waktu: ...
- Mode/Map/Level: ...
- Repro steps: 1) ... 2) ... 3) ...

Gejala:
- Force close / popup error / freeze
- Ada pesan error? [capture/log bila ada]

Yang Sudah Dicoba:
- Hapus cache/data, verifikasi file, update driver, matikan overlay, turunkan grafis, ganti jaringan, dll.

Lampiran:
- Screenshot/video
- Log (Android logcat / Windows Event Viewer)

Kirim via email/support ticket/Discord resmi mereka. Data lengkap mempercepat perbaikan.

Kesimpulan

Force close biasanya berawal dari RAM mepet, file korup, driver/OS tidak cocok, overheating, atau aplikasi pengganggu.

Mulai dari cek cepat tutup app lain, restart, update, kosongkan storage, turunkan grafis, dan matikan overlay. Lanjutkan dengan langkah khusus Android/iOS/PC di atas.

Jika semua sudah dicoba tapi masih crash, kumpulkan log & detail lalu kirim laporan bug sering kali developer menambal masalah via hotfix dalam update berikutnya.

Semoga game-mu kembali lancar. Kalau sebutkan platform, tipe game, dan momen persis saat crash, aku bisa kasih langkah yang lebih spesifik lagi.

Force Close Game Game hp Game Mobile
Share. Facebook Twitter Pinterest WhatsApp Telegram LinkedIn
Tyo Pradana
  • Website

Keingintahuan adalah sumbu dalam lilin pembelajaran.

Anda mungkin menyukai:

Apa itu RAM Compression di Android dan kenapa penting

Cara Membersihkan RAM HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Setting Developer Options untuk Optimasi RAM

Cara Mengatasi Laptop Bunyi Beep Saat Dinyalakan

Cara Optimasi RAM untuk Laptop Spek Rendah

Cara Mengatasi Laptop Tidak Nyala Setelah Upgrade RAM

Artikel Terbaru

Dasar – dasar Blockchain: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

7 Rekomendasi Kulkas Mini Terbaik Praktis dan Cepat Beku

Pengertian Perbedaan FAT32, NTFS, exFAT pada Flashdisk dan Hardisk

Pengertian Router Dan Fungsi Router Dalam Jaringan Internet

Diameter Speaker 10 Inch Berapa CM

Klinik Tekno
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Privacy
© 2026 kliniktekno.com. All rights reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Pemblokir Iklan Terdeteksi!
Pemblokir Iklan Terdeteksi!
Harap pertimbangkan untuk mendukung kami dengan menonaktifkan pemblokir iklan pada browser Anda!